Mesin dan Bodi GEA Terus Dikembangkan

Mesin GEA Akan Diperbesar dan Menggunakan Sistem EFI

Mesin Rusnas yang dipasang di GEA. Selain untuk GEA, mesin ini juga bisa dipakai untuk kendaraan lain. (dok I Nyoman Jujur).

Mobil nasional Gulirkan Energi Alternatif (GEA) terus dikembangkan untuk mencapai titik puncak di dunia otomotif dalam negeri. BPPT terus mencoba mengembangkan mesin GEA berkapasitas 600 cc. BPPT pun mencari industri piston dalam negeri untuk mewujudkan mesin GEA yang lebih besar.

“Kita terus kembangkan mesin GEA dengan EFI dan selanjutnya ngebore-up mesin GEA, dan untuk mencapai itu kita sedang mencari industri piston dalam negeri,” kata Koordinator RUSNAS Engine (Riset Unggulan Strategis Nasional) BPPT Nyoman Jujur

Jika hal itu memungkinkan kapasitas mesin mobil hasil kerjasama PT INKA dan BBPT ini nantinya akan menjadi lebih besar yakni 640cc dibandingkan sebelumnya yakni 600 cc. Sedangkan untuk bodinya BPPT menyerahkan pada pihak PT INKA. PT INKA yang bertanggng jawab atas pengebangan desain bodi GEA.

“Tahun ini kita fokuskan untuk mengubah mesin GEA. Untuk mengejar itu membutuhkan waktu yang cukup panjang. Dari maping, assembling hingga tes ketahanan mesin. Semua membutuhkan trial sehingga menghasilkan kinerja yang baik,” ungkap Nyoman.

Lebih dalam lagi, new GEA yang diklaim Nyoman getaran pada mesinnya akan lebih berkurang karena telah mengalami proses yang lebih dalam dan canggih untuk seukuran mesin berkapasitas kecil.

“Yang menarik dari mesin terbaru GEA adalah gejala getaran semakin kurang,” jelas Nyoman.

2010 sepertinya akan menjadi babak baru bagi mobil tersebut, sebab mesin GEA diklaim bakal mengaplikasikan teknologi EFI (Electronic Fuel Injection).

“Di 2010 ini mesin GEA akan mengalami perubahan yakni akan menggunakan EFI,” kata Koordinator RUSNAS Engine (Riset Unggulan Strategis Nasional) BPPT Dr. Nyoman Jujur ketika dihubungi detikOto.

Meski tidak tergolong baru sekali, namun pengaplikasian itu cukup mutakhir untuk kemajuan mobil nasional GEA untuk kedepannya.

Menurutnya, teknologi itu adalah babak baru bagi GEA yang diprediksi bakal mengangkat image salah satu mobil nasional tersebut di mata masyarakat Indonesia. “Diharapkan antusiasiasme masyarakat tinggi,” harapnya.

“Perubahan kapasitas juga kita lakukan dengan tidak mengubah block danhead kita hanya nge-boring saja sehingga dari proses manufaktur mesin GEA tidak banyak berubah,” ungkap Nyoman.

Rencananya pengaplikasian EFI hingga proses boring mesin GEA hingga tes performa mesin dan riset untuk menghilangkan getaran mesin GEA, Rusnas BBPT akan memakan waktu 6 – 8 bulan. “Hingga sampai bisa jalan akan memakan waktu 6 sampai 8 bulan kedepan,” ucapnya.

Penggunaan EFI pada mesin biasanya akan membuat konsumsi bensin pada mobil lebih irit, karena pengaturan campuran bahan bakar lebih akurat dengan adanya sistem elektronik tadi.

Bodi GEA Kurang Seksi, INKA Menjawab

GEA mengalami perubahan pada sisi eksteriornya sehingga bentuk New GEA lebih aerodinamis. Warna GEA pun sudah berubah, tidak menggunakan clear merah lagi melainkan menggunakan warna ungu. (dok I Nyoman Jujur)

GEA memang sering dikritisi oleh masyarakat Indonesia akibat desain bodi yang kurang wah, antara lain datang dari kalangan akademisi, ITB. ITB mengkritisi desain bodi GEA yang kurang memukau.

Namun bukannya PT INKA lepas tanggung jawab, perusahaan yang memproduksi kereta api itu juga semakin terpacu ketika ITB mengkritisi desain bodi GEA.

PT INKA pun mengirimkan disain bodi GEA terbaru ke BPPT untuk lebih dikembangkan wujudnya agar lebih diterima oleh masyarakat Indonesia.

“Bodi GEA sering dikritik karena bentuknya kurang bagus, salah satunya dari Seni Rupa ITB. Karena itu PT INKA mengirimkan bodi GEA terbaru, dan bodi itu baru saja kita terima beberapa hari yang lalu,” kata Koordinator RUSNAS Engine (Riset Unggulan Strategis Nasional) BPPT Dr. Nyoman Jujur kepada detikOto.

Menurut Nyoman bodi GEA saat ini lebih bagus dari GEA sebelumnya, perubahan pun terletak pada grille dan headlamp GEA yang saat ini kondisinya lebih eye catching. “Agak berubah dan tidak kaku lagi,” ungkapnya.

Selanjutnya bodi GEA tersebut akan diaplikasikan mesin terbaru yakni berteknologi EFI (Electronic Fuel Injection). Dan untuk mencapai tahap 100 persen jalan, GEA membutuhkan waktu 6 – 8 bulan lamanya agar bisa kembali pada kondisi prima. Ini dia bodi baru GEA, bagaimana?

sumber: detik oto

11 thoughts on “Mesin dan Bodi GEA Terus Dikembangkan

  1. pak man selamat atas karyanya, ini betul nyoman yang lulusan smp negeri bajera th 1976, tyang temannya ngurah usada.

  2. BODINYA DIBUAT KAYA MOBIL2 SEKARANG DONG. ATO KAYA NANO NYA INDIA ITU KAN LEBIH SIP. TP KALO BISA LEBIH BAGUS LAGI
    THANKS
    SALUT TO INDONESIA

  3. SALUUT UNTUK INDONESIA TERUSLAH BERKARYA….BODINYA YANG NGTREND GITU JANGAN KAYAK MOBIL JADUL KLO PERLU DILENGKAPI AC DAN POWER STEERING……

  4. dgn harga 5jtan mau minta bodi honda jazz ya ngga mungkinlah..segitu dah murah banget…coba kl tatanano masuk indonesia ngga mungkin sama harganya 90 jt kl dah masuk indonesia

  5. dngan harga segtu 50jtaan mau minta bodi honda jazz ya nggak munkinlah …dasar kyak mo beli aja. lanjutkan bos saya dukung produk indonesia
    kl di negara sendiri ga laku masih banyak lahan tuh di afrika pasti menghargai karya bangsa ini…(smangat)

  6. tuk mengetahui pekrkembangan MOBNAS dari bulan ke bulan apa mungkin ? aku gak sabar menunggu kehadiran MOBNAS

  7. klu kita pesan mesinnya saja apa bisa ya pak,saya juga pingin membuat armada yg sdh lama saya impikan.081535444532

  8. kalo negeri kita bisa buat mobil sendiri…pesawat sendiri dan kapal sendiri maka kita akan mandiri sepenuhnya. selamat utk GEA motor. sukses utk negeri yg berusaha kita benahi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s