Komodo Mobil Jelajah Karya Anak Negeri 18/05/2009
Posted by dwisudarnoputra in Oto News.trackback
Satu lagi mesin berjalan dengan roda empat hadir dari tangan-tangan terampil anak-anak Indonesia, kali ini diberi nama KOMODO sebuah mobil Offroad yang tangguh dan handal seperti komodo dan yang pasti bisa hidup di dua alam, bersumber dari detikoto saya akan coba deskripsikan mobil penggaruk tanah ini.
Komodo berkapasitas mesin 2 tak, 180 cc, Komodo, mobil amphibi kreasi PT Fin Tetra Indonesia asal Cimahi, Jawa Barat ini diklaim bisa dipacu sampai 60 km/ jam. Untuk ukuran mesin 2 tak, konsumsi BBM Komodo tergolong irit, 1 liter bensin bisa menempuh jarak 20 km. Selain itu, pemakaian oli sampingnya pun untuk 1 liternya bisa untuk 25 liter bensin.
Dengan kapasitas 2 orang penumpang, ditambah 200 kg beban yang bisa diletakan pada rak di belakang, Komodo masih mumpuni untuk menerjang medan ekstrem sekalipun.
Berikut ini data spesifikasi lengkapnya :
| Ground Clearence | 300 mm |
| Jarak Sumbu Roda | 2000 mm |
| Jarak Roda | 1400 mm |
| Panjang Total | 2650 mm |
| Lebar total | 1750 mm |
| Tinggi Total | 1460 mm |
| Mesin | Two Stroke, 180 cc |
| Max Moment Puntir | 1,19 kgm/ 3.000 RPM |
| Sistem pendinginan | Udara |
| Bahan bakar | Bensin |
| Kapasitas Tangki | 15 liter |
| Starter | Elektrik |
| Transmisi | Manual, 3 maju 1 mundur |
| Sistem penggerak | 2 roda, belakang dengan sproket |
| Rangka | Tulbular dan bagasi |
| Suspensi depan/ belakang | fully independent double wishbone dengan per keong |
| Rem depan/belakang | 2 buah hidrolik cakram/ 1 buah hidrolik cakram |
| Berat kosong | 275 kg |
| Kapasitas angkut barang | 200 kg |
| Seat belt | 4 titik |
“Selain itu, Komodo merupakan binatang asli Indonesia, dan cuma ada di sini,” ujar Engineering Komodo Deddy Junianto, kepada detikOto, disela-sela acara Pameran Produksi Indonesia (PPI), di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu, (16/5/2009)
Deddy pun mencontohkan Toyota yang mengambil nama Kijang, karenanya, tanpa bermaksud meniru, nama Komodo dipakai sebagai bentuk dari apresiasi bahwa ini adalah kendaraan asli Indonesia.



Mari kembangkan diri, majukan dunia otomotif Nasional kita, buktikan bahwa kitapun bisa….





Pak Wakhid
Pak Remon
Pak Tri Prijo Oetomo
Wah..salut buat putra bangsa..
Segera kejar ketinggalam kita dari negara tetangga .
bangga! hebat!
mas mau nanya dong klo komodo di produksi masal kira2 harganya berapa??? soalnya saya tertarik dengan mobil ini.
Mas rizky kalo info yang saya dapat di detik oto KOMODO kisarannya 45 – 50 juta coba baca artikelnya di sini: http://oto.detik.com/read/2009/05/18/094138/1133080/648/mobil-offroad-lokal-cuma-rp-50-juta
Atau langsung bisa meluncur ke sini untuk visit langsung ke yang buat mungkin ada CP yang bisa ditanya lebih detail
http://www.finkomodo.com/
[...] Sumber : http://dwisudarnoputra.wordpress.com/2009/05/18/komodo-mobil-jelajah-karya-anak-negeri/ [...]
sayang, harga kemahalan, lagipula kenapa kok cuma 180 cc, dua tak lagi… nanggung bgt…
dua tak polusi mas , komodo yang asli gak bikin polusi lho
apa benar mirip komodo asli yang bisa berenang (jalan di air) ?
sebaiknya pakai mesin 4 tak, pakai gardan kayak sepeda gerobaknya roda tiga (mochin) yang harganya belasan juta saja, terus segmen pasarnya utnuk siapa ? dipakai sekolah gak bisa melindungi waktu hujan basah , waktu siang kepanasan, waktu malam kedinginan, buat nonton sama pacar … hehehehe gak keren blas, mobil ini cocoknya di hutan aja kayaknya mas, tapi kita udah gak sempat ke hutan lagi mas (sorry)
Bro Tri Tono thanks komennya. Gini bro, sory sebelumnya neh. Sebelum komen mohon baca baik-baik artikelnya baru kasih komen, agar komen dan artikelnya nyambung
Tapi gapa akan ane tanggepin dulu komen Bro, gini mobil ini emang dikembangkan untuk tujuan ofroad (diparagraph 1) jadi bukan untuk kere-kerenan apalagi untuk dipakai sekolah ya (saran saya kalo ke sekolah naek sepeda aja biar ga nambah polusi he..he..he..)
Karena Peruntukannya Offroad jadi sejauh ini secara umum kita setuju kalo “tarikan” dan tenaga 2 tak lebih handal ketimbang 4 tak. Dan jangan kuatir produksinya ga akan semasal kijang (meski produsennya berharap seperti itu) tapi ane rasa ga mungkin karena sekali lagi ini mobil bukan mobil biasa, ini mobil offroad hanya orang2 tertentu yang membutuhkannya. Sehingga polusi ga akan sebanyak mobil biasanya.
Terus kalo menyoal komodo asli yang ga bikin polusi Kijang, Panther, Kuda bahkan Garuda yang asli juga ga bikin polusi
Pemberian nama Komodo karena alasannya mobil ini bisa melalui jalur kering dan basah di medan yang extrim sekalipun. Hal yang sama juga jadi rujukan pemberian nama kendaraan lain. misalnya Mobil Kijang mungkin karena kijang identik dengan kecepatan larinya.. iya to? jadi ga usah mendebat yang nggak-nggak deh.. berasa kelihatan tambah gimana gitu..
wah sayang gak bisa ngetop dong x gt, lain x bikin yang bisa ngetop ya mas, kalo perlu minibus aja kyk angkot tapi bisa bersaing dg yg made in mancanegara (kuat dan ekonomis)
COBA HARGANYA KAYAK MOBIL CINA GELLY YANG CUMA KISARAN 13JTAN………PASTI…LARIS MANIS……….
cara pembelian nya kyk mana tu mas ?
kirimkan yg lengkap ya mas ?
Lucu mobil kok 180 cc,, tp good
[...] selain Mobil Esemka, industri otomotif indonesia sebenarnya sudah memiliki beberapa produk misalnya Komodo, Tawon, GEA dan Marlip (electrical vehicle). Jika Anda tertarik untuk mengikuti perkembangan [...]